Nobertus Radityo Pandianuraga
F14100035
Laskar 28

Opini Mengenai Pertanian
Sejujurnya pendapat saya mengenai pertanian khususnya di negeri kita tercinta Indonesia hanya dapat dideskripsikan melalui satu kata yakni memprihatinkan.Mengapa memprihatinkan ? Karena menurut kacamata saya, kita ini hidup di Negaraagraris yang dominan mata pencahariannya adalah petani, namun sebagian besar lapisan masyarakat kesulitan dalam memperoleh pangan untuk menyambung hidupnya sehari-hari. Sayang sekali jika mengingat pada tahun 80an swasembada pernah berlangsung di Indonesia, dan memang sebuah ironi jika dibandingkan dengan keadaan saat ini. Banyak tenaga muda yang kurang menaruh perhatiannya kepada sector pertanian, padahal jika digeluti secara serius pertanian mampu menjjadi sector yang sangat menguntungkan baik bagi diri sendiri maupun bagi orang banyak. Sebetulnya hal ini tidak luput dari pemerintah karena pemerintah masih dipusingkan oleh banyak problema sana-sini dan dinamika politik yang cukup menyita waktu dan tenaga sehingga seringkali pertanian terbengkalai. Sekali lagi sayang jika hal ini terus dibiarkan, semoga kita saat ini concern di pertanian apalagi yang menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor mampu memberikan yang terbaik bagi Negara kita tercinta Indonesia.

Nobertus Radityo Pandianuraga
F14100035
Laskar 28

Cerita Inspirasi
Semua berawal ketika saya menjalani profesi sebagai siswa di Sekolah Menengah Atas. Guru saya yang merupakan lulusan dari sebuah Universitas di daerah bilangan Jawa Tengah menjadi sosok inspirasi yang mampu mengubah cara berpikir kami siswa-siswi saat itu. Beliau berprofesi sebagai guru mata pelajaran Kimia, sebagai seseorang yang bergelut dengan rumus-rumus dan berbagai konsep dari pelajaran Kimia itu sendiri, ternyata Beliau cukup terampil dalam bidang-bidang lain khususnya dalam keterampilan mengelola hidup. Seperti kata orang pada umumnya hidup itu sudah sulit dan untuk apa dibuat lebih sulit lagi, Beliau sungguh-sungguh menerapkan hal tersebut, dan tak jarang pula terobosan-terobosan brilian yang dihasilkan guna mengelola hidup yang notabene sulit ini. Sebagai contoh sederhana dan aplikasi dari bidang yang digelutinya adalah Beliau membuat suatu terobosan di mana air digunakan sebagai penghemat bahan bakar kendaraan yang digunakannya, bensin dapat dihemat sebesar 60%. Mungkin terdengar sudah sering dilakukan oleh orang lain namun, cara yang digunakan berbeda dari kebanyakan. Saya sangat terkesan dengan terobosan yang dibuatnya, dan ketika ditanya Beliau dengan ringannya menjawab “Saya malas beli bensin, lebih baik uangnya digunakan untuk yang lain”. Begitulah sepenggal cerita dari sosok inspirasi saya yaitu Guru Kimia SMA Katolik Mater Dei Pamulang Thomas Wicahyono ,SPd.

Nobertus Radityo Pandianuraga
F14100035
Laskar 28

Cerita Inspirasi
Jika ditanya kapan saya menjadi inspirasi bagi orang lain, saya akan kesulitan menjawab pertanyaan itu karena saya pribadi tidak pernah secara sengaja memang bertujuan untuk menjadi seseorang inspirator bagi orang lain. Semua yang dilakukan, murni dan ikhlas untuk kepentingan sosial jika itu memang hal yang baik seperti menolong, menjadi teman diskusi, tempat berkeluh-kesah, dan sebagainya. Tapi untuk saat ini mungkin saya bisa memberi beberapa tips menjadi seorang inspirasi (atau mungkin dalam hal lain dapat disebut trendsetter). Pertama adalah jadilah dirimu sendiri, karena simple saja, inpirator diikuti orang lain baik cara hidupnya ataupun yang lain, tetapi jika inspirator tersebut mengikuti orang lain dan tidak menjadi diri sendiri, maka orang yang diikuti ‘inspirator’ tadi adalah inspirator sesungguhnya. Kedua adalah berpikir sesuatu yang kreatif dan inovatif serta berguna bagi khalayak banyak karena percuma mmenghasilkan sesuatu yang sudah umum dan terlebih dahulu dihasilkan orang lain, seperti poin pertama anda tidak ada bedanya dari seorang ‘pengikut’. Ketiga dan yang terakhir jadilah seseorang yang berprinsip namun fleksibel, maksudnya adalah dalam membentuk suatu hal yang nantinya akan menjadi sebuah inspirasi bagi orang lain hendaknya sesuai dengan prinsip kita. Umumnya prinsip yang dipegang seseorang murni keluar dari dirinya sendiri, masih alami. Dan ketika prinsip tersebut coba diaplikasikan di kehidupan orang banyak, prinsip tersebut akan berbenturan dengan prinsip-prinsip dari orang lain, nah dari situ sikap fleksibel sangat diperlukan guna mencari solusi terbaik yang mampu memenangkan dua atau lebih prinsip yang berbenturan tersebut. Semoga dengan tips-tips ini mampu memacu seseorang menjadi inspirasi bagi orang lain, sesuai dengan tema MPKMB tahun 2010 “Laskar Inspirasi”.

Apa yang sebetulnya muncul di benak anda ketika mendengarkan kata nasionalis ?

1. Orang yang “gila” akan negaranya

2. Orang yang akan membela negaranya apapun yang terjadi

tapi kalau dicermati lebih baik definisi nomor satu dan nomor dua tidak memiliki arti yang berbeda.

Saya mengakui diri saya menjelma menjadi seorang yang nasionalis ketika SMA, saat itu negara kita tercinta sedang dilanda banyak polemik baik politik dan hal-hal negatif lainnya. Dan di SMA saya bertemu seorang teman, ia merupakan siswa pindahan dari SMA Taruna Nusantara. Seperti yang kita ketahui SMA Taruna Nusantara menanamkan jiwa nasionalisme yang besar terhadap anak didiknya, ya kenapa saya bisa mengambil kesimpulan seperti itu karena melihat sosok Bimo teman saya tadi. Ia aktif dalam upacara baik sebagai peserta maupun pelatih paskibra. Pada awalnya saya melihat ia (pasti) sambil berkata dalam hati “ini orang ngapain ya ? Niat amat. Heran.”. Tapi pandangan itu sirna ketika tepatnya tanggal 17 Agustus hari peringatan kemerdekaan RI, saya datang telat ke upacara sekolah karena malam sebelumnya saya harus mengisi acara band sampai larut malam. Dan saya tidak dapat melihat ‘aksi’ paskibra bimbingan Bimo. Ya kecewa dapat dibilang, tapi semenjak itu entah kenapa setiap mendengar lagu “Indonesia Raya” hati saya langsung tergerak bahkan ingin menangis (saya tidak melebih-lebihkan lho hhe). Well dari saat itu saya lebih menghargai negara kita, bangsa kita tercinta ini.

Sekarang ini saya sudah memasuki jenjang pendidikan Perguruan Tinggi, dan saya memilih Institut Pertanian Bogor sebagai tempat untuk menimba ilmu, mengapa ? Ada banyak sekali alasan yang tidak dapat dikemukakan satu-persatu.  Jurusan saya yang diambil adalah Teknik Mesin dan Biosistem. Secara garis besar latar belakang saya memilih IPB sebagai PT saya dan Teknik Mesin dan Biosistem sebagai jurusan yang dipilih adalah karena :

1. Saya concern terhadap Bangsa kita, ya negara kita ini negara agraris tapi untuk pangan rakyatnya saja susah setengah mati. Bahkan harus sampai import ke negara lain

2. Jurusan Teknik Mesin dan Biosistem mencakup segala ilmu di berbagai bidang menurut ukuran saya, baik ilmu pengetahuan alam yang telah saya pelajari di SMA, dan ilmu-ilmu lainnya

Semoga keinginan saya untuk membantu negara ini dapat menuju ke titik cerah dapat terwujud. Oleh karena itu saya akan berjuang sekuat tenaga untuk merealisasikan itu. Terutama dengan Belajar.

Akhir kata saya tidak mengharuskan anda para pembaca untuk menjelma menjadi orang yang terlalu nasionalis, tetapi saya menghimbau agar anda para pembaca lebih menghargai negara kita, bangsa kita, dengan memulainya dengan hal-hal kecil dari diri kita sendiri

Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memposting.

Saya Nobertus Radityo Pandianuraga pamit undur diri

Semoga hari anda menyenangkan :)

IPB Badge

Selamat datang dunia ICT IPB ! Perkenalkan saya mahasiswa baru ! Go IPB ! :)
recently posted from Cyber Merpati

Search